Tag Archives: liter

Test Milleage Yamaha Xeon 125

Bro, minggu kemarin saya berkesempatan untuk pulang kerumah mertua di kebumen. Kebetulan istri saya punya motor Yamaha Xeon125 dan lebih senang riding untuk pulang jika dibanding pakai bis/mobil. Skalian saja saya bikin artikel tentang milleagenya. Oh iya istri saya menamakan motornya dg nama “momo” :mrgreen:
xeon1
berangkat dari jogja, kemudian berhenti di SPBU di ambar ketawang. Jepret dan Catat odometer awal di angka 7384.4km. Kemudian diisi premium sebanyak Rp12.000,- (2.67liter).
xeon2

DSC_0076

Kemudian lanjut perjalanan menuju kebumen city :mrgreen: . Kondisi jalan cukup sepi dan rata. Dijalur ini saya patok kecepatan konstan dan tidak lebih dari 80km/jam dan menarik gas secara halus. puntiran gas dijaga agar hemat bahan bakar, saya menjuluki mode riding ini “eco-speed” (kencang namun irit :mrgreen: ).
Sepanjang jalan jogjakarta kondisinya sangat baik, mulus dan minim jalan berlubang. Dijalur ini banyak ngebut bro, namun saya santai saja yang penting safety riding :mrgreen: .tp begitu masuk purworejo waduh maaf jalannya sangat tidak memadai (saya lewat jalan daendles). lubang dimana2 dan jalan tidak rata yang sangat merata (jelek semua). di jalan ini sulit untuk menjaga putaran gas dengan konstan, mau tidak mau ya jadi seperti stop and go. Bensin lumayan terkuras disini bro. Tapi setelah masuk kebumen jalan kembali rata dan halus, putaran gas kembali bisa terjaga.

Begitu momo sampai di tempat tujuan ternyata bensin masih sisa banyak, alhasil sisanya dipakai buat riding harian stop and go dan ga jaga gas alias dipakai normal. Dibawa muter2 sampai indikator menunjuk di jarum yang sama waktu jepret awal keberangkatan.
xeon4

odometer ternyata menunjuk diangka 7492.0km. Kalau dihitung2 7492.0-7384.4 = 107.6km. kalau dirata2 berarti 107.6/2.67 = 40.3 km/liter. Boros atau irit bro?? relatif :mrgreen:

Last, metode saya memang berbeda jika dibanding metode blogger2 kondang, jadi mungkin masih banyak kekurangan disana sini, jadi monggo dishare pendapatnya

Advertisements

Satria Fu with pertamax

Bro, seperti yang saja janjikan pada artikel sebelumnya, saya akan membahas penggunaan BBM pertamax pada Suzuki satria FU. artikel kali ini juga menggunakan metode yang mirip dengan sebelumnya. Jika dahulu menggunakan metode 5000 tp 5000, kali ini menggunakan metode 10rb to 10rb. pertama2 motor diajak muter2 sampai indikator bensin berkedip lalu diisi pertamax seharga 10rb.

pertamax seharga 10rb dijogja setara dengan 1,064 liter (9400/liter). Indikator bensin menunjukkan dua bar dan berada pada KM 19075.5. seperti biasa motor diajak muter2 dulu sampai indikator bensin berkedip kembali. Tarikan mesin terasa lebih nampol jika menggunakan pertamax, mesin lebih responsif dan juga lebih enteng, ya sebanding lah jika menilik dari harganya yg lebih “premium” jika dibanding premium :mrgreen: . Motor dibawa jalan harian dengan putaran mesin yang bervariasi (jadi bukan irit2an) agar gambaran penggunaan harian bisa terasa lebih real.

Oke, setelah indikator berkedip kembali, buru2 cari SPBU terdekat buat isi tangki bensin lagi. Motor dipinggirkan dan kemudian jepret lagi untuk mengetahui sudah seberapa jauh pertamax terpakai.

Odometer sekarang menunjuk di angka 19109.0 KM, jika dihitung berarti sudah menempuh jarak sebanyak 33.5km. Dihitung kembali konsumsi rata2 BBM 33.5 : 1.064 = 31.485KM/liter. Hmmmmmm, hasilnya tidak jauh berbeda jika dibandingkan penggunaan BBM jenis premium yang berada di kisaran 32km/liter.

Last, IMHO konsumsi BBM satria FU standar memang berada di kisaran 30-33km/liter bro apapun jenis BBMnya. Namun hasil ini bisa berbeda2 tiap orang, bergantung bagaimana perlakuan terhadap motor, namun artikel ini mewakili pemakaian harian dan tidak irit2an CMIIW. Maaf belum bisa menguji penggunaan BBM non-pertamina (Shell, Petronas, Total) karena di jogja memang blm ada SPBU non pertamina, CMIIW :mrgreen:

silakan dishare pendapatnya…