Tag Archives: iss

Test ride vario 125 (part 2)

vario-125

Bro, setelah diartikel sebelumnya membahas vario 125 kasta tertinggi (CBS-ISS) yang cuma sepintas, kali ini ada test ride lanjutan :mrgreen: .
Di artikel sebelumnya sudah dibahas respon engine, kenyamanan dll. Nah untuk berikutnya, saya kembali berkesempatan menjajal lagi motor tersebut. Di test ride sebelumnya tidak ditemukan gejala ngorok dam juga tarikan ngempos (umur motor blm ada sebulan). Namun untuk test ride yang kedua ini ternyata gejala mesin ngempos muncul bro, hadeeeeh padahal juga blm ada 1 tahun.
Saat sedang melaju di kecepatan 40km/jam, digas mendadak untuk mendahului kendaraan lain, mesin tak merespon sama sekali, istilah HP ato PC-nya nge-“LAG”. Mesin mendadak loss power tidak menurut puntiran gas yang diinginkan.

vario 125 engine

Penasaran dengan apa yang terjadi, saya coba liat panel2 dan saklar di setang motor. Posisi saklar ISS di posisi on. Iseng2 untuk mematikannya, ternyata gejala ngempos loss power mendadak hilang bro. Engine langsung kembali agresif tanpa ada loss power sama sekali. Sedikit heran harusnya tidak ada hubungannya saklar itu dengan gejala loss power, karena hal itu juga sebagian terjadi di vario non-ISS.

Last, Mungkin ada bro2 sekalian yang paham dengan sensor ISS di vario untuk memberi penjelasan di kolom komentar, apakah ada korelasi antara teknologi ISS dengan hilangnya tenaga di vario 125. Monggo dishare pendapatnya..

Test Ride Vario 125 iss

vario 125 2

Bro, kebetulan siang ini dapat kesempatan mencoba Vario 125 iss milik teman sekantor yang masih kinyis2 (motornya lho ya :mrgreen: ). Motor ini masih termasuk gress dibeli bulan july 2013. Yah, mungkin sedikit terlambat untuk mencobanya mengingat motor ini sudah lama di launching oleh AHM, namun apa boleh buat baru kali ini berkesempatan mencobanya.

Kesempatan kali ini hanya mencoba sekilas saja, motor digunakan riding dalam kota (metoda penggunaan harian). Dari segi desain, sudah tak perlu dipertanyakan. Honda dalam hal ini memang handal dalam mendesain motor yang sangat ciamik dan mudah untuk diterima oleh pasar, hal ini terbukti dari banyaknya pengguna. Desain memang cukup agresif dan paling futuristik dibanding kompetitor.
Kelar urusan desain, kali ini coba untuk menaikinya. Vario 125 ini memang termasuk gambot, dengan postur tubuh 165/60 dipaksa untuk ngangkang dan jinjit. Lalu mencoba untuk mengeuarkan dari garasi, terasa cukup berat untuk ukuran skuter matic.

vario 125 engine

Berikutnya tekan tombol starter, kaget bro, haluuuus banget, tanpa hentakan sama sekali, joss bro. Dari sini sudah mulai senyum2 sendiri menikmati fiturnya. Kemudian penasaran dengan tombol ISS-nya. Diposisikan ISS on, lalu diajak riding. Mesinnya cukup responsif, tidak meledak2 namun sangat nurut ketika grip gas diputar. Sebentar dibawa riding santai untuk beradaptasi. Bantingan suspensi kala dibawa kecepatan rendah sangat lembut, kemudian kecepatan sedang, masih lembuuuut. Salut untuk honda dalam hal kenyamanan.
Kemudian bertemu dengan lampu merah, saatnya mencoba ISS. Mesin mati dalam hitungan 4 detik. Nah, saat lampu hijau mulai penasaran seperti apa akselarasinya. Grip gas dibejek mendadak, wiiih nurut banget bro, yahud… Motor melaju sangat cepat dan haluuus. Namun akselarasinya masih dibawah kompetitor “YX” yang pernah dicoba dan punya dirumah :mrgreen: (mungkin karena masih karbu jadi jauh lebih responsif IMHO). Mencoba untuk zig-zag, sekali lagi performanya masih dibawah kompetitor “YX”, namun vario 125 mampu mengimbangi dalam kestabilannya saat menikung.

Setelah dirasa cukup untuk mengeksplorasi, saatnya untuk dikembalikan pada yang punya (dalam hati masih ingin explorasi lebih dalam :mrgreen: ). Dari sepintas riding vario 125 bisa ditarik kesimpulan:

Kelebihan:
– Bodi mantab (tebal)
– Stabil
– ACG Strater
– Injeksi
– suspensi yahud
– akselarasi lumayan

Kekurangan:
– Bodi berat
– akselarasi masih dibawah kompetitor
– manuver zigzag dibawah kompetitor,

Last, semua produk punya kelebihan dan kekurangan, namun honda dalam hal ini menyuguhkan banyak fitur yang tidak dimiliki kompetitor. Overall motor ini sangat worthed untuk dibeli, meskipun tidak 100 sempurna. Monggo dishare pendapatnya