Test Ride Vario 125 iss

vario 125 2

Bro, kebetulan siang ini dapat kesempatan mencoba Vario 125 iss milik teman sekantor yang masih kinyis2 (motornya lho ya:mrgreen: ). Motor ini masih termasuk gress dibeli bulan july 2013. Yah, mungkin sedikit terlambat untuk mencobanya mengingat motor ini sudah lama di launching oleh AHM, namun apa boleh buat baru kali ini berkesempatan mencobanya.

Kesempatan kali ini hanya mencoba sekilas saja, motor digunakan riding dalam kota (metoda penggunaan harian). Dari segi desain, sudah tak perlu dipertanyakan. Honda dalam hal ini memang handal dalam mendesain motor yang sangat ciamik dan mudah untuk diterima oleh pasar, hal ini terbukti dari banyaknya pengguna. Desain memang cukup agresif dan paling futuristik dibanding kompetitor.
Kelar urusan desain, kali ini coba untuk menaikinya. Vario 125 ini memang termasuk gambot, dengan postur tubuh 165/60 dipaksa untuk ngangkang dan jinjit. Lalu mencoba untuk mengeuarkan dari garasi, terasa cukup berat untuk ukuran skuter matic.

vario 125 engine

Berikutnya tekan tombol starter, kaget bro, haluuuus banget, tanpa hentakan sama sekali, joss bro. Dari sini sudah mulai senyum2 sendiri menikmati fiturnya. Kemudian penasaran dengan tombol ISS-nya. Diposisikan ISS on, lalu diajak riding. Mesinnya cukup responsif, tidak meledak2 namun sangat nurut ketika grip gas diputar. Sebentar dibawa riding santai untuk beradaptasi. Bantingan suspensi kala dibawa kecepatan rendah sangat lembut, kemudian kecepatan sedang, masih lembuuuut. Salut untuk honda dalam hal kenyamanan.
Kemudian bertemu dengan lampu merah, saatnya mencoba ISS. Mesin mati dalam hitungan 4 detik. Nah, saat lampu hijau mulai penasaran seperti apa akselarasinya. Grip gas dibejek mendadak, wiiih nurut banget bro, yahud… Motor melaju sangat cepat dan haluuus. Namun akselarasinya masih dibawah kompetitor “YX” yang pernah dicoba dan punya dirumah:mrgreen: (mungkin karena masih karbu jadi jauh lebih responsif IMHO). Mencoba untuk zig-zag, sekali lagi performanya masih dibawah kompetitor “YX”, namun vario 125 mampu mengimbangi dalam kestabilannya saat menikung.

Setelah dirasa cukup untuk mengeksplorasi, saatnya untuk dikembalikan pada yang punya (dalam hati masih ingin explorasi lebih dalam:mrgreen: ). Dari sepintas riding vario 125 bisa ditarik kesimpulan:

Kelebihan:
– Bodi mantab (tebal)
– Stabil
– ACG Strater
– Injeksi
– suspensi yahud
– akselarasi lumayan

Kekurangan:
– Bodi berat
– akselarasi masih dibawah kompetitor
– manuver zigzag dibawah kompetitor,

Last, semua produk punya kelebihan dan kekurangan, namun honda dalam hal ini menyuguhkan banyak fitur yang tidak dimiliki kompetitor. Overall motor ini sangat worthed untuk dibeli, meskipun tidak 100 sempurna. Monggo dishare pendapatnya

47 thoughts on “Test Ride Vario 125 iss

  1. ibra

    sering bonceng temen pake motor ini.kesimpulan:
    1.jok kerasss
    2.ngorok
    3.jln 40 kpj nyendat
    4.jok lumayan.
    #ane ga berani boong mas.

    Reply
    1. mtsani

      no. 1 ama no. 3 udah ga ada lagi di new vario iss… cuma ga bisa diajak akselerasi aja, soalnya ni motor montok pisan,😀

      Reply
  2. dadot

    memang kenyamanan itu perlu, apalagi dalkot yang mwacetnya gak ketulungan. kalo sering disentak2 pas bawa motor, bisa2 pinggang lepas dari engselnya:mrgreen:

    salken ya gan😀

    Reply
  3. desak

    klo soal desain emang ciamik ga ada lawan, tp urusan nyaman dikendarai sy pribadi merasakan lebih nyaman vario biasa, vario 125 jog keras bgt, asli langsung bikin gak nyaman trus jog tinggi seakan2 maksa lengan untuk mengendalikan stangnya.. beda ma vario lama, lebih pendek,lebih empuk,lebih kenceng tarikannya.

    Reply
  4. deny

    saya baru mau beli nih yang vario ISS nih, tolong saranya kalo sama kompetitor YMH Xeon dong bro… Makasih ya…

    Reply
    1. irza4627 Post author

      cari apanya dulu ni? klo nyaman n stabil ambil vario,
      tp klo cari performa ambil xeon
      tp maaf saya baru bs bandingkan dg xeon karbu, klo yg injeksi blm coba
      tp itu pendapat pribadi, ngga mutlak benar jg, masing2 punya pendapat🙂

      Reply
  5. bacabaca

    klo ISS lagi on trus mesin mati. Nah kondisi lampu utamanya mati engga? kalo mati lampu bisa kena tilang donk ?

    Reply
  6. didik

    Saat mencoba vario cbs iss buat kluar kota yg saya rasakan emang kenyamanan terasa bget n suspensi lembut,apalagi wkt mlintasi kawasan hutan yg pnya medan penuh tikungan n tanjakan ok bnget..dsamping irit jg performa. Mantap….serasa naik mobil..

    Reply
  7. Jordan

    Kelemahan viss klo ketemu polisi tidur suka mentok apalagi boncengan, pdhl kalo naek mio yg lbh kecil aja ga mentok, jarak bodi bawah ke aspal kurang ya cm 128 mm….. Cmiiw

    Reply

monggo share pendapatnya

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s